, ,

DIY upholstery chair


Dari dulu penasaran pengen nyobain ngecat furniture dan upholstery sendiri, tapi maju mundur soalnya takut ga rapih dan kain yang diinginkan belum nemu.
Setelah mikir kayanya ruang keluarga kekurangan seating, daripada beli mendingan DIY project aja deh (meditnya keluar).

Kainnya pake yang ada aja masih ada stok kain dari ikea, upholsterynya jg gampang pake metode seperti membungkus kado, untuk secure kainnya di staples ajah.


 taraaa!! jadi deh!

 lumayan yaa..

 welcome, 'new' chair :D

new reading chair (padahal mah buat nonton tipi :P)

Daaaan total biaya adalalah....
GRATIS! karena semua alat dan bahan udah ada di rumah :D
I love a free new chair, don't you?;)

, , ,

New Layout

Beberapa minggu sebelum lahiran biasanya orang-orang sibuk nyiapain perlengkapan bayi dsbnya ya...kalo aku kemaren itu malah asik ngedekor rumah. Soalnya mikirnya nanti kao udah lahiran pasti ga ada waktu, trus mau kedatangan orang tua, dan mungkin setelah lahiran bakalan banyak yang nengokin, jadinya semangat ngedekor deh!
Detailsnya di post terpisah aja ya, ini project bareng suami, soalnya ada beberapa items yang dikerjakan secara diy. Tentunya eike yang cari ide, suami yang diy, hihihihih 

#suamilangsungmisuh-misuh
#tapitetepdikerjain
#loveyouhubby:-*

 akhirnya jadi juga wall gallerynya

 reading nook juga ganti layout, biar meja buatan suami bisa dipajang :D

 stencilled wall

 mostly diy

 si pajang bunga yang diy, 5000 sajah :D

 meja buatan suami+rustic rug



,

Sun room-Design Dilemma

One of the room we managed to 'decorate' other than our living room is our sunroom, or porch. But somehow we  I never quite satisfied with the progress layout.

Fisrt we had this:


The layout is kinda off for my liking but sumehow hubby likes it. We kept this layout for several weeks until i can't take it anymore.


We changed the layout, i prefer this one since the couch and the frame grouping behind somehow more cohesive, cover the couch with ikea throw that we used on the white sofe previously for more colour and texture.

Still, something is not quite right...

 

Changed the layout again a little bit, change the throw with the stripe throw from ikea (again), add some accessories (actually the clock and frame need to be hung later). This is more satisfying!

I guess the couch need more bold prints since the colour of the room is kinda plain (beige, brown, dash of gray and green). I planned to change the throw with another bold fabric if i could find one, because i think that stripes already perfect at my living room.

I also planned to change the carpet but can't find another room to use it.  I know it's blah and kinda ugly, but for Rp 100.000 what do you expect?
There's an ambitious plan to paint this rug oneday, but still find time, material,  (and courage) to do it :p

But I'm happy with this for now :D





Sun room to do list:
  • change the lay out
  • add accesories
  • add wall art
  • paint the rug?
  • paint the chairs
  • change the dining chair fabric
  • add more planters
  • add more vibrant cushions
  • find bold pattern for the couch


, , ,

Happy eid mubarak!! ; new layout

Hi All, how's your Idul Fitri?

We did some changes to our furiture arrengements so we could accomodate more guests to sit. I personally prefer this look than the previous one. It has more texture and colour but it's not really functional for Nabil to run around ;p

Just to remind you this is the layout before:





And this is what we did:









Hari raya cookies :9


Looking at the shots makes me want to shop more accesories for the space (errr..more? how about the other rooms? bedrooms? sunroom? helloo....) Especially the area above the tv, it screams for a statement piece, no?

Anyway the living room looked pretty much like i hoped for. It's not perfect since there's still several to do list for this space. But it's good enough for me, for now :p

, ,

Floating shelves

Selain cushion, artwork, frames, salah satu item yang kami pake untuk menghias rumah adalah floating shelves.

Apa itu folating shelves?
yaa dari namanya aja udah obvious ya, wujudnya seperti ini:



Pas banget di informa lagi promo buy 1 get 1, jadi waktu di jakarta kami sempetin deh beli 2 dan gratis 2. yippe!!

Lupa mau motoin wujudnya sebelum dipasang dan sistem pemasangannya, soalnya berhubung Nabil takut sama suara bor (oiya, masangnya harus pake bor, tapi semua perintilan untuk masangnya udah 1 paket sama shelvesnya), jadi kami selalu ngungsi waktu Mas Alfa masang.

Taraaa, inilah jadinyaa


ini sebenernya 2 shelves dijjejerin  (note to self:change that frame pls)




eh ada yang ikutan nampang


overall look



2 shelves lagi di area reading nook

,

Reading Nook

Di rumah ini ada cekungan dinding yang awkward alias ga lurus sama dinding lainnya.
Tadinya pengen bikin study area dengan built-in working desk dan rak buku. Tapi errrr..mahal kakak..Dan pengen memanfaatkan furniture yang sudah ada.

Akhirnya bikin reading nook alias pojok membaca.


kursinya bawaan rumah, rak dari hypermart dan gordyn ikea.
Love how the curtains gave a pop of texture againts the ivory furniture.


eh..ada yang lagi baca :D


 haloo


"ngapain bun?"

Area atasnya masih terasa kosong, pengen masang artwork atau floating shelves , dan gatel pengen ganti shades si lampu ituu. next project yaa :D

,

How to wash a white sofa

Pertama kali liat sofa ikea putih, langsung naksir tak terkira, pengennya langsung beli aja!
Karena selain sucker for ikea stuffs, I'm also a sucker for white stuff.

Tapi tentunya mikir panjang dulu, gimana maintanancenya? sadar diri enggak rajin dan telaten, punya sofa putih bakalan terlalu demanding ga?? mana punya balita yang masih gedebag gedebug tumpah sana sini, mau ga mau jadi ragu-ragu juga.

Etapi taunya suami udah confirm ke penjualnya kalo kita jadi ambil, ya udahlah walo ngeri-ngeri tapi seneng, bismillah aja.

Warnanya sebenernya udah ga putih lagi, tapi kuning kuning ga rata gitu deh, huhuhu tapi niatnya mau dicuci ulang siapa tau kembali kinclong. Apa daya ternyata walo udah dicuci ulang sama penjualnya, pas nyampe rumah tetep wae kuning-kuning huhuhu.

Ga kepikiran untuk nyoba nyuci sendiri sampai akhirnya ketumpahan susu coklat sama Nabil. Panik. Langusng disikat di tempat yang tumpah, tapi kok...malah meleber kemana-mana? pas nyoba kasi byclean kok malah belang-belang??? Tidaaaakk!!

Akhirnya langsung insyaf, ga nyoba sootoy lagi tapi langsung nanya ke ahlinya. Googling.


Nyoba 1 cover dulu takut salah lagi (fyi cover sofanya removable), caranya direndam air panas dulu dan dicampur 1/4 gelas soda kue dan garam untuk 4 liter air, aku pake 1 sdm aja untuk 1 wastafel. Trus dibilas pake cuka 1 sdm juga.

Pas direndem airnya kuning lhooo, apakah ini pertanda baik??

Waktu dijemur masih rada kuning sih, tapi siapa tau kalo kena matahari bakalan putih kaya clodi (er...)

Finally, inilah hasilnya!!
(pls mind the poor lighting, malem-malem sih potonya :p)

 yang dicuci yang sebelah kiri atas, beda banget yaakkk, langsung kinclong :D
 di zoom 
 sebelumnya kuning banget kann T_T
yeaay jadi putih

Jadi pengen dicuci semuanya :D

Living Room Progress

Tiap hari rasanya gatel pengen segera rapih rumahnya, pengen segera masang ini-itu supaya sesuai dengan konsep (eciye) yang ada di kepala.

Tapi ya susah yee, apalagi haru snunggu nabil bobo dulu baru bisa leluasa menata rumah, belom lagi asesoris rumah masih ada di kardus enath yang mana.

Tapi ini progress rumah so far. (day 5)


Before:


Setelah pasang gordyn, naro asesoris, buku-buku, dan  cushions





Masih banyak sih yang mau dipasang, tapi udah lumayan homey dibanding pas pindahan ya :D

,

Pindahannnn

Peringatan, beberapa post kedepan akan menceritakan tentang pindahan dan poto interior rumah yang bertubi-tubi, hihihi

Maklum lagi seneng-senengnya :p
Namanya juga blog mood-moodan, kadang lagi rajin isu tentang anak isinya tentang pareting (kapan? ada ya?), ato lagi kesambit posting resep, ato cuma ngoceh ga jelas, harap maklum yaa :D

Eniweii...
Yang udah ngerasain pindahan kebayang dong rempongnya kaya apa. Unpacking, beberes rumah, bikin rumah jadi homey dan preferevly dalam tempo waktu seingkat-singkatnya itu ga mudah.

Belom lagi ada bocah piyik yang kurang tidur dan lagi gtm karena lagi masa penyembuhan yang bolek balik tantrum T_T nasiiippp.

Hari pertama menguras kesabaran bener deh. Cape jadi upik abu yang harus angkat-angkat barang (eh ini mah suami ya) dan nyapu ngepel bebenah, mana lagi bulan puasa (walopun lagi ga puasa sih..), dan ga bisa sabar ngadepin tantrumnya Nabil, bikin esmosi jiwa.

Tadinya pengen pindahannya nanti-nanti aja kan masih bisa di wisma ini. Tapi setelah mengalami drama Nabil ngamuk malam-malam jadi ga enak sama tetangga, diputuskan besoknya langsung pindahan aja.

Rumah kami hari pertama masih keliatan kaya gini:




Semuanya masih orisinil bawaan rumah, demi penghematan  kreativitas rencannya emang ga mau beli barang-barang baru yang pricey, yang dibeli cuma sofa ikea secondhand dan rak-rak murah meriah hanya 150 ribu sajah dari hypermart.

Belum kerasa homey sama sekali, panass dan berdebuuu..

Hari ke2, agak mendingan:

 reading corner, loving that ikea curtain

masang gordyn dan karpet, langsung berasa bedanya ya, ga kaya rumah kosong lagi, hihihi
Gatel pengen nata-nata hiasan walo masih banyak kardus yang belom di unpack. 

Yang dipoto cuma angle tertentu bukannya semua ruang karena sebenernya di sudut lainnya masih ada tumpukan barang yang kurang indah dipandang, hihihih 

Ahh,,masih banyak kerjaan, nantikan update ruangnya di post berikutnya yaa, (ada yang menantikan gitu? hihihi)


,

Can't wait!

Unlike kepindahan sebelumnay ke Rumbai tahun 2011 yang agak berat hati, kepindahan ku ke duri sekarang   cukup membuat excited.

Terutama karena rumah yang tersedia cukup luas, nyaman dan cozy. Unlike our house before yang jauhhh dari keinginan awal, sering mati lampu, air mati, dan cukup merepotkan untuk orang-orang cemen macam kami aku. Untuk ngintip rumah kami yang di rumbai dulu bisa dilihat disini 

Dan karena sudah menemukan hobby baru mendekor rumah, rasanya ga sabar pengen mendandani rumah baru kami :D Awalnya cukup ambisius, pengen pesen furniture cutomized supaya rumahnya ga tipikal kaya rumah-rumah yang lain, maklum  perumahan kantor dan furniture pembagian :p

Tapi setelah dipikir-pikir, rasanya lebih menantang menfaatkan furniture yang ada dan di upgrade/ styling sesuai keinginan kami, ya ga? ya ga? padahal mah lagi  bokek.

So far udah mencicil asesoris-asesoris rumah, ngumpulin ide-ide project diy, dan nabung untuk nambah-nambah apaa gitu di rumah.

Semoga kali ini bisa merasa betah dan merasa home sweet home yaa, amiiin :)

It's mine!!

Tadinya keukeuh gamau beli-beli soalnya furniture soalnya yang dikasih banyak banget, tapi pas liat sofanya kaku dan terlalu formal (yang rangkanya kayu itu lhoo, poto menyusul yakk), langsung kebayang pegelnya nonton tipi. Akhirnya setuju deh beli 1 item sajah.

Tapiiii...masih dalam edisi medit bin irit , belinya yang seken dooong.

Awalnya pas masih sok kaya euphoria mau beli sofa L aja biar nonton bisa selonjor gitu, pewe kann..merem aja pas liat harganya 12 jutaan, untuk tipe impor yah, untuk yang lokal ada sih 4-5 jutaan tapi kecil dan ga terlalu bagus. 

Tapi setelah merenung dan mendadak dananya terpakai, jadi sayang ya, ebuset 12 juta baru sofa doang, trus  kalo misalnya pindah mau ditaro dimana?

Langsung mengkeret.

Tanya kanan kiri akhirnya dapet rekomendasi untuk belanja ke dumai untuk furniture impor tapi seken.

Awalnya rada skeptis yaa, kadang kan suka ga napsu liat-liat barang seken gitu. Etapi pas nyampe, walo tempatnya ga oke (jangan bayangkan informa yaa) tapi barangnya bagus-bagus lhoo, masih muluus dan ga kaya seken deh.

Tiba-tiba mata langsung tertuju ke sofa yang keren banget, sofa L, dan warna gelap.

Ternyata itu adalah ikeaaaa!! arrggghhh my kryptonite, aku cintaaaaa, terus harganya? 6 juta pemirsa! mahal siihh, tapi sukaa..

Untungnya, (atau sialnya?) ternyata udah diambil orang. Naseep. Ditawarin yang mirip-mirip itu, sofa L juga, bisa di recline malah, tapii warnanya ivory-ivory gitu sih, aku tak suka. Saking galaunya ampe nginep di dumai karena ga bisa ngasi keputusan, dan belum puas pun liat ke toko-toko lain yang ternyata banyak.

Besoknya survey ke toko-toko lain dengan lebih seksama, nemu ikea lagi. Wakwaaaw. Sofa biasa sih, bukan sofa L, dan  warna....putih.

Dari dulu cintaa banget sama furniture warna putih, tapi ya realistis dong, selebor dan punya anak balita? big no no, tapi pas dilihat kok sreg ya, harga juga ga terlalu mahal, tapi masih galau sama perawatan dan cara bikin fresh lagi. Akhirnya kita minta kontaknya aja untuk diputuskan kemudian.

Masih bingung apa nambah dikit dapet sofa baru di informa? atau keukeuh pengen ikea? Tapi tak dinyata tak diduga suami main confirm aja dan 2 hari kemudian sofa kami datang!

Dan ternyata, pas liat-liat postingan lama, sofanya persis sama dengan image yang ada di postingan dream home kami disini



Talk about coincidence.

Bener-bener canggih ya dream board ini :D

Alhamdulillahh...



, ,

New project!

Walo pro bono tapi menyenangkan sekaliiiiii

Jadi sejak mendekor apt kalibata aku menemukan passion baru yaitu mendekorasi. Apalagi kalo bisa mendekor dengan barang-barang yang affordable, duh rasanya seeneeng banget. Karena good furniture kalo ga di dekor dengan baik keliatannya blah banget.
Coba aja liat poto2 iklan apartemen yang disewain yang cuma difoto sekedarnya tanpa dekor apapun, sooo boring. Bedain sama show unit yang udah lengkap pake asesoris ini itu, padahal kan furniturenya sama aja. Tapi show unit kelihatan jauhh lebih menarik. Mungkin juga karena itu juga apartemen kami lakunya cepet dan sampai sekarang masiih ada aja yang nelpon-nelpon nyariin.

Anyway, karena ada kesempatan untuk diliput (semoga jadi, amiin) aku kelimpahan tugas untuk mendekor rumah mam abeh yang baru. How exciting!

Sebelomnya udah nyoba mendekor area kitchen dan master bedroom untuk portofolio, tapi kayanya kurang sukses karena pake asesoris apa adanya (sisa-sisa kalibata malah) yang ga sesuai konsepnya.

Sekarang dikasih budget untuk bela beli dan mendekor, mwahahahaha *evil laugh*
Di rumah baru ini ada 8 area.
1. Ruang tamu
2. guest bedroom
3. guest bath
4. Master bedroom.
5. living room
6. dining room-kitchen
7. 2nd bedroom
8. common area/hallway

uuu cant't wait to start!

,

wishlist

Dari dulu pengennn banget punya mixer ini. Tapi maju mundur krn harganya mahal banget. Pas terakhir kerja di sing udah membulatkan tekat untuk beli, mumpung ada dananya, tp tetep mengkeret pas udah sampe tangs dan liat harganya.

Bertahun2 (eh setahun deng ) kemudian hasrat untuk memilikinya datang kembali. Apalagi punya anak bayi gini, enak kali ya punya standing mixer jadi ga ribet baking2. Ah tapi dapurnya kan kecil? Mau ditaruh dimana?
Oiya jadi inget punya impian memiliki dapur kaya begini
Lengkap dengan islandnya.

Oh, biar bakingnya gampang kudu punya oven dong?
Yaya ovennya pengen yang built ini spt ini.



Lho, kok jadi banyak? Kitchen aid plus plus gitu malah makin mahal doooong.
Ah makanya cita2 mau baking ga jadi2 karena ga ditunjang peralatan yang diidamkan * ini mah alesan yak, males aja padahal mah :p*

Tapi teteup pengennn banget punya peralatan itu, dapur itu, lengkap dengan built in stove dan exhaustnya..supaya beneran oneday bs rajin baking untuk keluarga :) aminnnn

Diberdayakan oleh Blogger.

Follower

Where do you come from

free counters

member of..

The Urban Mama

Archives

Blogroll

Blogger news